Indonesia Pernah Punya Gagasan Bentuk Pemerintahan Presidensial Partai Tunggal

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 15:00 WIB
Illustasi Palang Merah Indonesia (pixabay)
Illustasi Palang Merah Indonesia (pixabay)

Palang Merah Indonesia (PMI) dibentuk 3 September 1945. Ketika itu Presiden Soekarno meminta Menetri Kesehatan Dr. Boentaran mendirikan PMI. Dr.Boentaran membentuk perumus pembentukan PMI lima orang dipimpin Dr.R.Mochtar.

Baca Juga: Gelar Diklatsar, PMI Unit Institut Madani Nusantara Lantik KSR Angkatan Riung Unggun Kencana

Tanggal 17 September 1945 terbentuk Pengurus Besar Pleno PMI, Drs.Mohammad Hatta ditetapkan sebagai ketua. Sedangkan Ketua Pengurus Besar Harian ditunjuk Dr.Boentaran Martoatmodjo.

Banyak sekali relawan, baik laki-laki maupun perempuan yang bergabung ke dalam PMI. Mereka bersama-sama dengan para pejuang berada di ngaris depan. Terlibat dalam pertempuran-pertempuran melawan Belanda, Sekutu, dan Jepang.

Dalam suasana perang, pemerintahan RI berjalan tertatih-tatih. Bentuk penerintahan berganti-ganti dari parlementarian ke presidensial bahkan pernah menjadi Negara Republik Indonesia Serikat (RIS).

Baca Juga: Stok Darah di PMI Kota Bandung Kritis

Di bawah tekanan tentara pendudukan Belanda, Pemerintah Republik Indonesia mengungsi ke Yogyakarta. RI dianggap sebagai salah satu negara bagian seperti negara bagian lain yang asalnya provinsi.***

 

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X