Perkembangan Teknologi Luar Angkasa China

- Kamis, 14 Januari 2021 | 17:45 WIB
teknologi luar angkasa china
teknologi luar angkasa china

BISNIS BANDUNG - China membuat perkembangan pesat dalam bidang sains beberapa dekade ini. Bahkan penelitian dan pengembangan telah dikenal ke penjuru dunia.

Alhasil, sejarah menuliskan penemuan China memiliki kontribusi pada perkembangan ekonomi negara-negara lain di Asia Timur, Timur Tengah dan Eropa.

Banyak teknologi yang diciptakan "negeri ginseng" itu seperti membangun waste-to energy plant di Shenzhen, hingga rencana peluncuran ChengDu Artificial Moon yang dayanya dapat digunakan untuk menerangi malam dan menggantikan lampu jalan.

Berikut sederet perkembangan teknologi di China yang cukup diakui dunia:

  1. Bangun stasiun luar angkasa China selesai dibangun 2022

China akan memulai pembangunan stasiun luar angkasa pada 2021. Wakil Kepala Proyek Peluncuran Chang Zheng 5, China Aerospace Science and Technology Corporation Qu Yiguang mengatakan ISS atau Stasiun Luar Angkasa Internasional versi China itu dinamakan Tiangong atau Istana Surga.

China berencana untuk menyelesaikan stasiun luar angkasa pada 2022, setelah lebih dari 10 misi untuk konstruksi dan perakitan orbit.

Stasiun luar angkasa itu akan berbentuk seperti T, dengan modul inti, disebut Tianhe, di bagian tengah dan satu kapsul lab di kedua sisinya.

Secara keseluruhan, stasiun ini akan menawarkan ruang hidup hingga 5.650 kaki kubik (160 meter kubik) di tiga modul. Lebih sedikit dibanding ISS yang memiliki 13.696 kaki kubik (388 meter kubik) ruangan.

Tidak seperti stasiun luar angkasa China sebelumnya, yang membutuhkan air yang diluncurkan dari Bumi, air di stasiun luar angkasa baru akan diambil dari uap air yang dikeluarkan astronaut dan dari urine yang didaur ulang dan dimurnikan.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

5 Earphone Olahraga Nirkabel Terbaik

Kamis, 6 Oktober 2022 | 15:00 WIB
X