Kerusuhan Arema Vs Persebaya, Ternyata ini Penyebabnya

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 06:45 WIB
Pertandingan Arema vs Persebaya yang berlangsung di stadion Kanjuruhan (Instagram/@aremafcofficial)
Pertandingan Arema vs Persebaya yang berlangsung di stadion Kanjuruhan (Instagram/@aremafcofficial)

Bisnis Bandung - Kabar duka kembali datang dari dunia sepakbola Indonesia, kerusuhan suporter dengan polisi terjadi usai pertandingan sepakbola Arema Vs Persebaya.

Banyak Korban Berjatuhan bahkan yang meninggal dunia atas peristiwa ini, kerusuhan ini berawal pada saat suporter arema yang memasuki area lapangan saat pertandingan berakhir.

Hasil Buruk yang didapatkan Arema di 3 pertandingan terakhir kandangnya, yang memicu para suporter Aremania kecewa dengan hal itu.

Kekalahan ini pun berlanjut saat Arema melawan klub asal jawa timur yakni Persebaya Surabaya, Derby Jatim ini adalah pertandingan yang sangat bergengsi.

Baca Juga: Coki Pardede Bebas: 1 Tahun Gak Disubsidi Program Rehab, Mari Kita Memperkaya Diri

Sudah banyak kejadian atas insiden meninggal dunia di sepakbola Indonesia, dimulai dari sleman yg sudah merasakan hal tersebut dengan 1 orang yang meninggal dunia atas kerusuhan yang terjadi.

Kejadian ini dipicu oleh aparat kepolisian yang menembakan Gas Air Mata yang membuat para suporter berjatuhan dan semakin geram atas tindakan yg dilakukan.

Sebenarnya penggunaan Gas Air Mata ini tidak diperbolehkan lagi dalam urusan pengamanan di sepakbola, Namun penggunaan Gas Air Mata di dalam stadion merupakan suatu pelanggaran kode keamanan FIFA.

Dalam FIFA stadium safety and security regulation pasal 19 sudah disebutkan bahwa penggunaan Gas Air Mata dan senjata api dilarang untuk mengamankan kerusuhan yang terjadi akibat oleh suporter.

Pasal tersebut juga disebutkan bahwa kedua benda tersebut dilarang masuk ke dalam stadion.

Halaman:

Editor: Yayu Rahayu

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X