Presiden Joko Widodo Hadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7, Fokuskan Pangan dan Pupuk

- Jumat, 1 Juli 2022 | 17:00 WIB
Presiden Jokowi saat menghadiri KTT G7 di Elmau, Jerman ( Instagram @jokowi)
Presiden Jokowi saat menghadiri KTT G7 di Elmau, Jerman ( Instagram @jokowi)

Presiden Joko Widodo mengatakan ada 2 cara untuk merealisasikannya. Yang pertama memfasilitasi ekspor gandum Ukrainaagar segera kembali berjalan,dan yang ke dua berkomunikasi secara proaktif kepada publik dunia bahwa komoditas pangan serta pupuk dari Rusia tidak terkena sanksi.

“Komunikasi intensif ini perlu sekali dilakukan agar tidak terjadi keraguan yang berkepanjangan di publik internasional. Komunikasi intensif ini juga perlu dipertebal dengan komunikasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan seperti bank, asuransi, perkapalan dan lainnya” Tegas Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo mengatakan keprihatinannya atas dampak perang dari kedua Negara Eropa itu khususnya dalam rantai pasok pangan dan pupuk.”Khusus untuk pupuk,jika kita gagal menangani, maka krisis beras akan terjadi dan ini menyangkut nasib 2 miliar manusia terutama di Negara-negara berkembang,”Ujarnya.

Di akhir Pidatonya, Presiden Joko Widodo kembali menyerukan bahwa Negara-negara G7 dan G20 sangat penting dalam berperan mengatasi krisis pangan. Serta Presiden Joko Widodo juga mengundang para pimpinan G7 untuk dapat hadir dalam KTT G20 di Bali.

“Saya tunggu para pemimpin G7 untuk hadir dalam KTT G20. Sampai jumpa di Bali 15-16 November 2022,” Pungkas Presiden Joko Widodo.***

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Sumber: Indonesia.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SPI Geruduk Kantor Kementan RI Unjuk Rasa Tolak Benih GMO

Selasa, 27 September 2022 | 14:00 WIB

OJK Terus Dorong Pengembangan UMKM Jabar

Sabtu, 24 September 2022 | 15:46 WIB
X