news

Netanyahu Kesal Spanyol Kerap Lontarkan Kritik Terhadap Langkah Israel

Jumat, 10 April 2026 | 21:30 WIB
Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel (Tangkap layar YouTube aljazeera english )

bisnisbandung.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan keputusan tegas dengan mengusir Spanyol dari pusat koordinasi sipil-militer yang beroperasi di Israel.

 Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari eskalasi ketegangan diplomatik antara Israel dan Spanyol.

Pusat koordinasi tersebut sebelumnya dibentuk dalam kerangka rencana perdamaian 20 poin yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat saat itu, Donald Trump. Rencana tersebut menjadi dasar bagi upaya gencatan senjata di Gaza.

Baca Juga: Reaksi Jokowi Soal JK Minta Perlihatkan Ijazah agar Kasusnya SegeraTuntas

Keputusan Israel ini muncul setelah Spanyol secara konsisten melontarkan kritik tajam terhadap kebijakan Israel, termasuk operasi militernya di Gaza, wilayah Tepi Barat yang diduduki, serta perang dengan Iran dan kampanye militer di Lebanon.

Dalam pernyataannya, Netanyahu menegaskan bahwa Israel tidak akan tinggal diam menghadapi kritik yang dianggap menyerang kehormatan militernya.

“Israel tidak akan tetap diam terhadap pihak-pihak yang menyerang kami. Spanyol telah mencemarkan nama baik para pahlawan kami, yaitu tentara Pasukan Pertahanan Israel,” ujar Netanyahu dikutip dari aljazeera.

Baca Juga: Polemik Ijazah Jokowi Dinilai Rugikan Banyak Pihak, Jusuf Kalla Dorong Penyelesaian Cepat

Ia juga menyebut bahwa militer Israel adalah “tentara paling bermoral di dunia” dan mengecam sikap Spanyol yang dinilai berulang kali berpihak melawan Israel.

Netanyahu menyatakan bahwa dirinya telah memerintahkan penghapusan perwakilan Spanyol dari pusat koordinasi yang berlokasi di Kiryat Gat. Keputusan ini disebut sebagai respons langsung atas sikap diplomatik Spanyol.

“Saya tidak bersedia mentolerir kemunafikan dan permusuhan ini. Saya tidak akan membiarkan negara mana pun melancarkan perang diplomatik terhadap kami tanpa membayar harga secara langsung,” tegasnya

Baca Juga: Heboh Soal Makar, Polda Metro Jaya Terima Laporan terhadap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi

Langkah ini diperkirakan akan memperburuk hubungan bilateral antara Israel dan Spanyol, serta berpotensi memicu reaksi dari negara-negara Eropa lainnya.

Ketegangan ini juga terjadi di tengah situasi geopolitik yang semakin kompleks di Timur Tengah.

Halaman:

Tags

Terkini