Tempat Perundingan RI dan Belanda, Nama Desa Linggarjati Mendunia

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 14:00 WIB
Suasana daerah Linggarjati, Sejarah yang mendunia (Twitter @Robaniatun)
Suasana daerah Linggarjati, Sejarah yang mendunia (Twitter @Robaniatun)

Bisnisbandung.com - Desa Linggarjati (para akademisi menyebutnya Linggjati, sedangkan penduduk setempat lebih suka menuebutnya Linggarjati), disepakati sebagai tempat perundingan Belanda dan Indonesia.

Gedung termegah di seluruh Kuningan itu terletak di kaki Gunung Ciremai sebelah timur. Dikelilingi hutan, terpencil, sebagai desa di Kecamatan Cilimus. Sekira 14 km arah utara kota Kuningan. Tahun 1946 Desa Linggarjati mendadak mendunia.

Gedung di tepi lembah yang konon milik pengusaha perkebunan itu dipilih sebagai tempat perundingan. Saat itu kedua belah pihak mau berunding di tempat netral. Tidak di Yogya, Ibukota RI, atau di Jakarta, Ibukota pemerintah Belanda. Linggarjatilah yang dipilih.

Baca Juga: Mengenal Pasar Benteng Pancasila, Magnet Ekonomi Baru di Kota Mojokerto

Perundingan Indonesia-Belanda itu dimoderatori Lord Killearn, utusan Inggris sebagai penengah RI-Belanda. Utusan RI dipimpin P.M. Sutan Syahrir disertai Mohammad Roem, Mr. Susanto Tirtoprojo, dan A.K.Gani. Delegasi Belanda dipimpin P.M.Prof.Schermerhom, De Boer, Van Poll, dan Hubertus van Moek

Pada perundingan Linggarjati itu Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta turut hadir. Keduanya menginap di Gedung Negara Kabupaten Kuningan. Para delegasi dari 10 – 13 November 1946 menginap di tempat perundingan yang juga merupakan hotel

Sejak ditetapkan sebagai tempat perundingan RI-Belanda, nama Linggarjati, Kuningan, Jawa Barat mendunia. Negara-negara yang mengikuti perkembangan dan sejarah Indonesia, tahu nama desa kecil di kaki Gunung Ciremai itu.

Pramuwisata Gedung Perundingan Linggarjati menerangkan kepada setiap pengunjung, penggagas Linggarjati sebagai tempat perundingan ialah Menteri Sosial RI pertama yang juga perempuan pertama yang jadi menteri, Maria Ulfah Santoso, putri Bupati Kuningan.

Seperti ditulis dalam buku 30 Tahun Indonesia Merdeka (Sekretariat Negara), isi perundingan Linggarjati

Halaman:

Editor: Us Tiarsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung-gunung di Jawa Barat Yang Menarik Untuk Didaki

Selasa, 1 November 2022 | 10:30 WIB

Deretan Makanan Oleh-Oleh Cianjur, Wajib dicoba

Senin, 31 Oktober 2022 | 07:00 WIB

Maratua, Salah Satu Surga Wisata di Utara Indonesia

Minggu, 16 Oktober 2022 | 11:00 WIB

Berburu Spot Foto Estetik di Bali

Minggu, 16 Oktober 2022 | 10:00 WIB
X