Cara Ubah Batu Bata Jadi Baterai

- Jumat, 4 September 2020 | 17:45 WIB
kreativitas 2.1
kreativitas 2.1

SALAH satu kesulitan revolusi energi terbarukan adalah mencari cara untuk menyimpan daya. Apalagi yang mengandalkan tenaga matahari atau angin.

Tapi, percobaan para ilmuwan terhadap batu bata diubah menjadi unit penyimpanan energi, berpotensi mengubah rumah kita menjadi baterai raksasa. Tidak perlu batu bata khusus, cukup yang tersedia di material bisa menjadi baterai.

Memang, teknologi baterai lithium ion mengalami penurunan harga yang dramatis dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, para ahli setuju bahwa harganya akan tetap terlalu mahal untuk penyimpanan skala besar. Kelangkaan litium juga berarti kemungkinan tidak dapat memenuhi semua kebutuhan energi.

Karenanya, banyak penelitian terkait energi terbarukan, dari baterai garam cair yang jauh lebih murah hingga pendekatan yang menggunakan listrik mengompres udara atau memompa air ke atas sebelum kemudian melepaskannya untuk menggerakkan turbin.

Melansir singularityhub, dalam makalah di Nature Communications, para peneliti dari Washington University di St. Louis telah mendemonstrasikan bahwa batu bata yang dibeli dari Home Depot dapat dengan mudah diubah menjadi baterai dengan prosedur kimia sederhana.

Batu bata

Teknik ini memanfaatkan struktur berpori bata untuk mengendapkan lapisan polimer konduksi yang disebut PEDOT di seluruh bata. Ini mengubah setiap bata menjadi superkapasitor, yang mirip dengan baterai tetapi biasanya memiliki waktu pengisian yang lebih cepat untuk kapasitas penyimpanan yang lebih rendah.

Pertama-tama para peneliti merendam batu bata dalam uap asam klorida, yang meresap ke dalam pori-pori dan bereaksi dengan oksida besi yang memberi warna merah pada batu bata. Asam ini kemudian mengubah oksida besi menjadi bentuk reaktif besi, yang berinteraksi dengan gas lain melalui batu bata untuk membuat film tipis PEDOT, plastik penghantar listrik.

Lapisan ini sebenarnya adalah lapisan serat nano dengan luas permukaan yang sangat besar, yang meningkatkan kapasitas penyimpanan energinya. Lapisan PEDOT ini juga berfungsi sebagai elektroda, dan para peneliti juga menambahkan elektrolit gel pada batu bata.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Tingkatkan Pemasukan Dengan 3 Level Penghasilan Ini

Sabtu, 4 Februari 2023 | 17:30 WIB

Launching And Gathering Ramadhan Fashion Market 5.0

Selasa, 31 Januari 2023 | 13:36 WIB

Tips dan Trik Bermain Game Carx Street Untuk Pemula

Minggu, 15 Januari 2023 | 19:30 WIB
X