Ekonomi Digital Tumbuhkan Potensi Usaha Baru

- Sabtu, 10 April 2021 | 12:18 WIB
EKONOMI DIGITAL
EKONOMI DIGITAL

BISNIS BANDUNG -- Ekosistem ekonomi digital telah berkembang kian pesat dan saling mendukung satu sama lain. Teknologi pun kian mendekatkan pelaku usaha dengan konsumen, dan menumbuhkan UMKM baru yang tergabung dalam ekosistem ini.

Salah satu perusahaan teknologi yang ikut membangun ekosistem ini yakni perusahaan teknologi Grab, yang mendorong pertumbuhan berbagai unit bisnis dan mendekatkan UMKM pada konsumen. Riset Tenggara dan CSIS pada 2020 mengungkapkan platform Grab bukan saja membantu bisnis merchant untuk tumbuh.

Teknologi ini juga mampu membuka lapangan pekerjaan bagi lebih banyak orang, saat bisnis merchant bertumbuh. Riset tersebut juga mengungkapkan sebagian besar merchant dalam ekosistem Grab, yakni GrabFood dan GrabKios justru dapat mempekerjakan 2-3 karyawan tambahan saat bisnis mereka bertumbuh.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki juga mengungkapkan saat ini 19% UMKM telah bergabung dalam ekosistem digital atau sebanyak 12 juta. Tergabungnya UMKM dalam ekosistem digital dapat meningkatkan potensi perluasan pasar dan peningkatan lapangan pekerjaan.

Pemerintah sendiri menargetkan ada 30 juta UMKM yang akan terhubung ke ekosistem digital pada 2023, untuk memanfaatkan ekonomi digital. Apalagi UMKM menyerap 97% dari tenaga kerja dan berkontribusi 60% pada pembentukan PDB.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga mengungkapkan kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional masih berada di level 15%, sehingga perlu ditingkatkan. Terbuka potensi untuk ditingkatkan, karena sektor ini menyerap banyak tenaga kerja.

Selain itu, pemanfaatan teknologi digital sangat diperlukan, karena Indonesia memiliki potensi ekonomi digital yang sangat besar, bahkan pertumbuhannya dinilai sebagai yang tercepat dan terbesar di Kawasan Asia Tenggara.

Diproyeksikan nilai ekonomi digital Indonesia mencapai US$ 124 miliar di 2025, dimana di 2020 baru mencapai US$ 44 miliar. Adapun, pada masa pandemi ini transformasi digital menjadi keharusan dan bukan pilihan lagi.

"Oleh karena itu, untuk tiga tahun ke depan, pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur digital sekaligus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat untuk memastikan layanan digital menjadi inklusif," kata dia.

Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Terkini

Episode 6 She-Hulk, ini villain utama yang akan dihadapi

Senin, 26 September 2022 | 17:00 WIB

3 Cara Paling Mudah Mengatasi Patah Hati

Jumat, 16 September 2022 | 10:00 WIB

3 Tips Sehat Dalam Bermain Sosial Media

Kamis, 15 September 2022 | 12:00 WIB

5 Cara Memperoleh Penghasilan dari Internet

Sabtu, 10 September 2022 | 12:00 WIB
X